Beras putih berpemutih kaporit apa sehat ?

Bagaimana bisa makan nasi jika beras putih berpemutih kaporit apa sehat ?  Awalnya saya tidak perduli dengan sebuah acara di stasiun televisi Trans TV - Reportase Investigasi yang menyiarkan beberapa makan yang seharusnya layak kita konsumsi, tetapi menjadi tidak sehat karena ulah segelitir pedagang nakal yang curang demi meraup (sedikit) tambahan keuntungan. Bagaimana bisa begitu ?

Demi meningkatkan omset dan uang yang akan diraih, beberapa oknum pedagang berlaku tidak jujur dalam bertransaksi. Pada sesi sebelumnya program Reportase Investigasi milik Trans TV tersebut menyajikan beberapa makanan pengganti nasi yang sudah ditambahkan beberapa komponen seperti borak, formalin, pewarna pakaian, bahkan lilin dicampurkan sebagai makanan.

Minggu lalu hati kecil saya tidak bisa menerima, karena yang dimodifikasi adalah makanan pokok orang Indonesia yaitu beras. Kalau sebelumnya mereka memodifikasi makanan penggantinya seperti burger, nuget, sosis, donat, bakpao dan banyak lainnya, kita bisa hindari dengan mengurangi konsumsi akan jajanan tersebut, tetapi kalau beras, hampir 80% lebih atau 113 kg per kapita per tahun rakyat di negri ini mengkonsumsinya

Sejatinya pihak berwenang dan pemerintah harusnya tidak tinggal diam dan hanya melihat tayangan televisi tersbut seperti angin lalu, tapi mesti bergerak cepat untuk menangani beras putih berkaporit ini yang sudah meresahkan. Bayangkan kalau hanya 1% saja barang tersbut beredar artinya 16 juta lebih anak bangsa ini akan merasakan kanker ginjal, tumor dan penyakit dalam lainnya dalam beberapa tahun kedepan.

Apa jadinya generasi mendatang nantinya ? dan buat sang pelaku sadarlah bahwa pintu neraka sudah terbuka lebar buatnya dan setan sangat senang ada yang menemani mereka disana

2 comments: Leave Your Comments

  1. pertanyaannya cuma "bagaimana bisa begitu?"..jawabannya bisa menuhin latar laptop. kayanya belum sepenuhnya terjawab...panjang dan muter disitu..merangsang otak kiri untuk mencari jawaban yang paling tepat.

    ReplyDelete
  2. Jawaban pertama sudah masuk, sesuai misi Opini Indonesia, kita bebas berdebat, beropini, bermanfaat dan sopan. Thks kunjungannya sobat

    ReplyDelete

Semua perbedaan pendapat sangat dihargai di Blog Opini Indonesia, pastinya yang terbaik untuk membangun bangsa ini. Salam Blogger Indonesia