Hitungan politik jika pak JK nyapres, nyawapres

Siapa yang tak kenal dengan pak JK, Jusuf Kalla yang merupakan mantan wapres, pemilik kelompok usaha bukaka grup dan sekarang aktif di Palang Merah Indonesia namun  tetap misi kemanusiaan membuat perdamaian dibumi nusantara. Bahkan kemarin juga berpartisipasi dalam penuntasan kasus kekerasan warga muslim rohingnya di myanmar. Wajar kiranya Opini Indonesia menghitung peluang politik jika pak JK nyapres dan nyawapres


Jika menganut teori dasar kenapa seorang dipilih jadi pemimpin. Dikenal, disukai dan dipilih. Rasanya tidak ada yang kenal pak Jusuf Kalla karena beliau pernah jadi wapres, disukai ini relatif karena indonesia bagian timur rasanya sangat menyuakai beliau karena ingin putra daerah tampil dipentas nasional. Terakhir dipilih ini lebih tergantung pada pasangannya dengan referensi nama baik yang dibangun selama ini

Dari segi motivasi pak jk rasanya tidak begitu ambisi untuk jadi pemimpin tertinggi di republik ini, karena beliau sudah pernah lalui posisi itu dengan baik. Tapi melihat kondisi nasib bangsa ini tak juga berubah sejak digulirkan era reformasi tahun 1998 lalu dia ingin berbagi kemampuannya untuk mengelola negara ini untuk jadi lebih baik

Untuk dikenal, pak JK sudah dapat nilai + dari survai yang dirilis beberapa lembaga termasuk Lingkaran Survai Indonesia, nama pak JK termasuk 3 besar pemimpin yang layak maju dalam pilpres 2014 nanti. Cuma kendaraan politik yang dipakai masih dipertimbangkan karena walau beliau kader Golkar kendati golkar sudah secara bulat mengajukan ketua umumnya ARB,  Aburizal Bakrie for presiden 2014.

Untuk disukai, banyak orang berpandangan saat SBY berduet dengan JK mereka saling melengkapi dan menutupi kelemahan masing-masing. SBY dengan gaya pencitraan yang baik sedangkan JK mengeksekusi dengan business style dalam setiap kebijakan yang diambil. Gaya itu tidak terlihat pada kabinet SBY jilid II yang berpasangan dengan Budiono.

Pada poin dipilih ini ada beberapa pertimbangan :
  1. tergantung kendaraan yang dibawa. Rumor saat ini megawati yang sudah 2 kali berhadapan dengan tokoh demokrat (SBY) tidak mau kecolongan lagi untuk kali ketiga, sengaja ataupun tidak isu mega-jk sengaja dihembus untuk melihat respon pemilih akan pasangan ini. Karena pak JK tidak memburu jabatan kemungkinan jika dipinang ibu mega jadi wapres dia tidak akan menolaknya
  2. Maju jadi capres melalui jalur independent tentu sangat berat dari segi cost dan waktu, alternatif ini tak akan diambil karena dia adalah seorang pengusaha, untung rugi sudah dipertimbangkan diawal
  3. Mendekati beberapa partai kecil untuk berkoalisi mengajukan diri jadi capres tetap dengan komposisi jawa + non jawa. Bisa saja merapat ke gerindra Prabowo + JK, atau ke partai Hati Nurani Rakyat, Hanura : Wiranto + JK. Apapun itu proses menuju 2014 sangat mungkin terjadi
Tapi menurut Opini Indonesia, langkah yang paling kuat dan optimal bisa dilakukan adalah berpasangan dengan Megawati Sukarnoputri. Lebih mudah, murah dan mesin politik bisa langsung bergerak dari sekarang untuk menghitung langkah politik jika pak JK nyapres atau nyawapres.


Post a Comment