Cara memilih wakil rakyat priode 2014 - 2019

cara memilih wakil rakyat priode 2014 - 2019
Faktanya 70% lebih anggota DPR RI yang ada sekarang mengajukan diri alias nyaleg lagi untuk menjadi wakil rakyat priode 2014 s/d 2019. Masih maukah kita memilih mereka lagi untuk 5 tahun kedepan ? Bagaimana tips dan cara memilih wakil rakyat yang berkualitas bagi bangsa ini kedepan ?

Fakta yang ada sekarang tanpa melihat anggota DPR dari fraksi mana, etnis mana dan jenis kelamin apa adalah sebagai berikut :
  • Banyak yang terlibat korupsi, seperti Muhammad Nazarudin, Angelina Sondakh, dan yang lainnya 
  • Plesiran keluar negeri mengatasnamakan studi banding atau kunjungan kerja sementara hasil nya tidak signifikan untuk jumlah undang-undang yang dihasilkan
  • Kwalitas dan kwantitas undang-undang yang dihasilkan rendah (tidak sampai 50%) dari Prolegnas yang di rencanakan dengan banyak nya produk legistatif yang diuji materi ke Mahkamah Konstitusi dan sebagian besar Undang-undang tersebut dianulir olah MK.
  • Tingkat absensi angota dewan yang rendah priode 2009 - 2014 ini seperti dilansir beberapa media cetak dan on line baru-baru ini
  • Wakil rakyat yang duduk di parlemen sekarang adalah pilihan Partai politik yang disuguhkan kepada rakyat untuk dipilih. Yang mendapatkan rangking tertinggi berhak duduk di senayan namun rendah mutu 
Terus cara memilih wakil rakyat yang betul betul idealis memperjuangkan nasib konstituennya ?
  1. Janganlah menjadi golput atau tidak memilih, karena nasib bangsa ini tidak akan berubah dengan sikap ketidakpedulian kita pada memilih wakil rakyat, Pilihlah wakil rakyat yang terbaik dari yang pilihan yang tersedia 
  2. Jangan memilih wakil rakyat yang sudah tidak terbukti membawa perubahan yang baik pada konstituennya seperti mantan koruptor, mantan narkoba dan mantan kejahatan seksual yang termasuk kejahatan luar biasa, seperti fakta diatas dan pilihlah wakil rakyat dari partai peserta pemilu 2014 yang belum punya wakil rakyat nya di parlemen, dengan orang baru ada harapan untuk bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik
  3. Kalau harus memilih wakil dari partai politik yang sudah pernah ikut peserta pemilu 2014, pilihlah dari nomor urut yang paling bawah. Orang yang idealis tidak punya dana untuk bisa menempatkan urutannya di deretan teratas dalam pencalonannya
  4. Pilihlah partai politik masih gurem, sehingganya jika suaranya banyak komposisi jumlah wakil rakyat diparlemen banyak diisi dengan wajah baru, sehingga harapan Indonesia kedepan bisa (sedikit) lebih baik
Jangan lupa lihat juga prediksi hasil pemilu legislatif 2014 dan semoga beberapa tips cara memilih anggota dewan yang terhomat tahun 2014 - 2019 bisa membantu kita yang punya hak pilih untuk lebih rasional dalam memilih wakil rakyat sehingga modus kecurangan pemilu bisa diminimalisir. Semoga Indonesia bisa lebih baik - jayalah negriku.

Share:

Popular Posts

Recent Posts

Theme Support

Support this blogger template ? . Hubungi :
premiumbloggertemplates.com